Covid-19 Varian Delta Cepat Menyebar
Varian delta covid-19 yang menyebar lebih cepat dibanding varian sebelumnya, membuat masyarakat perlu lebih ketat lagi dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes), serta menjaga kesehatan imun dan menjaga iman, ujar dr. Maria Ulfa seperti dikutip dari Antara.
"Tidak perlu panik dengan strain baru tapi tetap meningkatkan kewaspadaan," jelas dr. Maria Ulfa, Penanggung Jawab Klinik Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, dalam acara virtual Ranger Talk: Mewaspadai Lonjakan Kasus Positif Covid-19 Pascalebaran.
Maria mengatakan hal penting yang perlu dilakukan untuk mencegah penularan covid-19 yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan 5M, menjaga kesehatan imun dengan makanan bergizi seimbang, cukup istirahat, tetap berolahraga serta banyak minum air putih.
"Dan jangan lupa berdoa untuk kesehatan keselamatan kita sendiri, keluarga, saudara-saudara dan rekan-rekan," ujarnya.
Protokol 5M yang perlu diingat yaitu memakai masker, selalu menjaga jarak, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan atau keramaian dan membatasi mobilitas.
Selain itu, Maria juga mengajak masyarakat untuk ikut mendukung program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah. Vaksinasi tersebut berfungsi untuk menciptakan imunitas tubuh sehingga mampu melawan infeksi virus penyebab covid-19. Saat imunitas terbentuk, seseorang tidak akan jatuh pada kesakitan yang parah, dan pada gilirannya menurunkan angka kematian.
Saat ini, ada lima variant of concern (VOC) atau varian virus covid-19 yang sudah ditemukan di dunia, yakni varian Inggris, Afrika Selatan, India, Brazil dan California.
Jika suatu varian terbukti secara penelitian ada satu atau lebih tiga efek yang dikhawatirkan yakni lebih mudah menular, lebih mematikan dan membuat efektivitas vaksin menurun. Saat ini varian covid-19 yang sudah ditemukan di Indonesia baik dari kasus impor maupun transmisi lokal yaitu dari Inggris, Afrika Selatan dan India.